Beranda » Internasional » PALESTINA MENANG!

PALESTINA MENANG!

Arsip

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.226 pengikut lainnya

10616037_499726743505710_2059743696487595969_n

Palestina Menang

Palestina menang! Israel menyepakati gencatan senjata selama satu bulan. Hamas merayakan kemenangan itu dan dianggap sebagai kemenangan rakyat Palestina.

Mesir memediasi gencatan senjat
a setelah Israel-Palestina menabuhkan genderang perang sejak tanggal 8 Juni 2014. Ini gencatan senjata keenam kalinya sejak perang pecah. Tetapi benarkah ini kemenangan permanen bagi bangsa Palestina? Semoga saja begitu.

Tak ada orang yang suka perang. Rakyat Palestina juga. Tapi pilihan mereka berat dan pahit, antara perang, bertahan, dan mati konyol tanpa melawan. Sebab, masalah Palestina bukan masalah keegoan para algojo yang memiliki nafsu perang semata, tetapi persoalan harga diri, sebab tanah mereka dirampas bangsa Yahudi.

Media mencatat, konflik berdarah itu telah menyebabkan 2.140 orang meninggal dunia dan 11.000 warga lainnya terluka di pihak Palestina. Sebagian besar korban adalah lansia, wanita dan anak-anak. Sementara di pihak Israel hanya 64 prajurit yang tewas bersama tiga warga sipil dan seorang warga Thailand. Sangat tidak imbang korban yang jatuh.

Mata dunia melihat, Israel telah menjadi bangsa kuat, karena dibantu Amerika yang menjadi sekutunya. Pasokan senjata, amunisi, makanan dan uang, tak dirisaukan Israel. Amerika siap pasang badan untuk konconya itu. Tak heran, berbagai senjata canggih dimiliki Israel, terutama iron dome (perisai rudal) yang banyak membantu menghalau rudal-rudal yang ditembakkan Hamas ke Israel. Kekuatan senjata yang dimiliki Israel itu pula yang menyebabkan korban sipil jatuh di pihak Israel dapat dihitung jari. Sebaliknya, rudal-rudal canggih yang ditembakkan ke Palestina, menyapu rata segala apa yang ada, bukan hanya gedung, tetapi juga tubuh rakyat Palestina yang tidak memiliki teknologi penangkal rudal.

Syukurlah, gencatan senjata disepakati, walau hanya satu bulan. Waktu selama 30 hari itu lumayan cukup untuk memulihkan keadaan di Palestina, terutama untuk mengevakuasi korban, menguburkan yang syahid secara layak, serta membuka pintu masuk ke Palestina agar bantuan masyarakat dunia dapat disalurkan. Bagi Hamas sendiri, masa sebulan itu setidaknya digunakan untuk mengatur kekuatan, mendata pasukannya, serta mempersiapkan amunisi baru jika sewaktu-waktu Israel menyerang kembali.

Menurut Kantor Berita Reuters (27/8), gencatan senjatan jangka pendek Israel-Palestina itu, menghasilkan 14 poin kesepakatan, yaitu: 1) Hamas dan sejumlah pejuang lainnya di Gaza setuju menghentikan serangan roket dan mortir ke Israel, 2) Israel akan menghentikan semua aksi militer termasuk serangan udara dan operasi darat, 3) Israel setuju untuk membuka blokade Gaza untuk mempermudah masuknya bantuan kemanusiaan dan barang konstruksi, 4) Dalam perjanjian bilateral yang terpisah Mesir setuju akan membuka wilayah perbatasannya di Kota Rafah-Gaza sepanjang 14 km, 5) Pihak Otoritas Palestina yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas akan mengambil alih tanggung jawab untuk mengelola perbatasan Gaza dari Hamas, sehingga Israel dan Mesir berharap sejumlah senjata dan amunisi akan dicegah mengalir ke Gaza, 6) Otoritas Palestina akan memimpin dalam mengoordinasikan upaya rekonstruksi di Gaza dengan donor internasional, termasuk Uni Eropa, 7) Israel akan mundur sejauh 300 meter dari wilayah perbatasan Gaza untuk melonggarkan penjagaan keamanan, sehingga dapat mempermudah warga Palestina untuk bertani di dekat wilayah perbatasan, 8) Israel juga akan memperluas wilayah batas melaut di lepas pantai Gaza sekira 6 km, 9) Hamas meminta Israel membebaskan ratusan warga Palestina yang ditangkap di Tepi Barat setelah penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel pada Juni 2014, 10) Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta kebebasan sejumlah tahanan yang baru-baru ini dijatuhi hukuman, 11) Israel menginginkan Hamas dan kelompok militan lainnya di Gaza untuk menyerahkan semua jenazah dan barang-barang tentara Israel yang tewas selama perang, 12) Hamas menginginkan dibangunnya pelabuhan di Gaza dengan tujuan untuk memungkinkan warga Palestina dan sejumlah barang bisa diangkut keluar-masuk dari Gaza, 13) Hamas menginginkan tidak dibekukan pendanaan organisasinya untuk membayar gaji 40.000 polisi, pegawai pemerintah dan staf administrasi lainnya yang sebagian besar belum pernah menerima penghasilan sebelumnya, dan 14) Warga Palestina juga meminta pembangunan kembali Bandara Internasional Yasser Arafat di Gaza, mengingat pada 1998 bandara tersebut hancur karena dibom.

Ke-14 poin kesepakatan itu akan dikawal oleh Mesir sebagai pihak yang memediasi. Palestina dan Israel memperlihatkan itikad baiknya untuk mengakhiri perang walau dengan masa percobaan selama satu bulan ke depan.

Dunia menyambut baik gencatan senjata Palestina-Israel itu. Sebab, di bumi Palestina, bukan saja dihuni mayoritas muslim, tetapi juga umat agama lain ada di sana, termasuk Yahudi. Sebab tidak semua Yahudi jahat. Sebagaimana tidak semua umat muslim baik. Kebaikan dan kejahatan akan tetap menjadi sesuatu yang hitam-putih. Nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi dasar utama menciptakan kedamaian abadi.

Nasib anak-anak, perempuan, lansia yang menjadi korban perang di kedua belah pihak, harus tetap menjadi dasar utama untuk menghentikan perang di Palestina. Israel harus memberi kemerdekaan penuh kepada Palestina yang sebagian besar tanahnya dirampas dan rakyatnya termarjinalkan. Jika tidak demikian, Israel akan tetap menerima harga mahal sebagai konsekuensi peperangan ini, meski jumlah korban jiwa di pihak Israel lebih kecil dibanding Palestina. Israel akan menjadi bangsa miskin di dunia sebab kekayaannya terus dikuras untuk membiayai persenjataan dan kebutuhan perang. (*)

Diterbitkan di:
KORAN HARIAN SINGGALANG EDISI MINGGU, 30 AGUSTUS 2014 (TERBIT SABTU, 20 AGUSTUS 2014)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: