Beranda » 2014 » Maret

Monthly Archives: Maret 2014

Dapatkan Keuntungan dari Globalshare

Setelah sebelumnya saya membahas sedikit ulasan tentang menjadi member GloballShare, kini saya akan sedikit berbagi tentangg “Keuntungan Menjadi GloballShare. Setelah anda daftar di GloballShare

Daftar disini

anda akan menerima email seperti dibawah ini. Tulisan tersebut saya kutip langsung dari GloballShare Team.gas

Sebuah situs jejaring terbesar di dunia mewujudkan pendapatan dari beberapa miliaran dolar setiap tahun dengan mengaktifkan beberapa pasilitas gratis untuk pengguna di web mereka.

(lebih…)

Contoh Makalah Matematika

Selamat pagi dan selamat beraktifitas. Pada kesempatan kali ini saya berbagi makalah tentang“Hubungan Antara Kemampuan Pemahaman Matematika Terhadap Prestasi Belajar

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan usaha untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran dan atau latihan di masa yang akan datang. Untuk itu gerak langkah harus selalu mengarah pada perbaikan mutu pendidikan. Perbaikan mutu pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan kualitas produk pendidikan, di mana pelaksanaannya tidak terlepas dari upaya peningkatan mutu proses pendidikan termasuk dalam hal ini pendidikan matematika.
Matematika adalah salah satu bidang studi yang diberikan kepada siswa semenjak duduk di Pendidikan Sekolah Dasar (SD). Dan pendidikan matematika pada jenjang dasar mengutamakan keterampilan berhitung dan hafalan, sedangkan pendidikan pada jenjang menengah ditekankan pada penalaran, pemikiran logis dan rasional.
Di samping itu juga pengajaran matematika di sekolah lanjutan bertujuan agar siswa dapat memahami pengertian–pengertian matematika maksudnya kemampuan keterampilan dalam mempelajari matematika, bukanlah hanya menghafal yang merupakan proses mekanis tetapi keterampilan yang merupakan penerapan dari pengertian yang ada. Kebanyakan siswa beranggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit sehingga minat belajar matematika menjadi kurang. Karena kurangnya minat belajar matematika mengakibatkan Prestasi Belajarmatematika menjadi kurang memuaskan. Disadari atau tidak, matematika sangat besar peranannya dalam kehidupan sehari–hari.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan yaitu sebagai berikut:
• Apakah ada hubungan yang positif antara minat belajar matematika dengan Prestasi Belajarmatematika?
• Apakah ada hubungan positif antara kemampuan pemahaman dengan Prestasi Belajarmatematika?

C. PEMBAHASAN

Dalam proses kegiatan mengajar, setiap siswa dituntut untuk mempunyai hasil yang baik dalam berbagai bidang mata pelajaran. Salah satunya adalah matematika, karena tidak dapat dipungkiri bahwa matematika sebagai salah satu ilmu dasar. Mata pelajaran matematika saat ini semakin dirasakan interaksinya dengan bidang-bidang ilmu lain seperti ekonomi, teknologi dan rekayasa. Hasil belajar peserta didik dapat diklasifikasi ke dalam tiga ranah (domain), yaitu: 1) domain kognitif (pengetahuan atau yang mencakup kecerdasan bahasa dan kecerdasan logika – matematika), 2) domain afektif (sikap dan nilai atau yang mencakup kecerdasan antarpribadi dan kecerdasan intrapribadi, dengan kata lain kecerdasan emosional), dan 3) domain psikomotor (keterampilan atau yang mencakup kecerdasan kinestetik, kecerdasan visual-spasial, dan kecerdasan musikal) dalam (Sudrajat, 2008).
Hasil penelitian Masykur dan Fathani (2007), mengungkapkan bahwa pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional pada tahun 1999 masih tergolong sangat rendah.
Prestasi Belajar matematika merupakan hasil yang diperoleh siswa selama mengikuti proses belajar mengajar matematika yang berupa pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan matematikanya (Astuti, 2008). Prestasi Belajar tersebut ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan oleh guru dalam kurun waktu tertentu. Melalui prestasi belajar ini siswa diharapkan mampu mengembangkan Kemampuan Pemahaman Matematika dalam akademik.
Ketika anak didik dihadapkan kepada beban pendidikan yang terlalu banyak dan pencapaian yang terlalu tinggi dikarenakan lingkungan yang sangat kompetitif, sistem pendidikan dan lingkungan tidak memberikan ruang yang cukup untuk mengembangkan Kemampuan Pemahaman Matematika anak didik secara matang dan positif di sekolah, semua itu merupakan masalah yang timbul dalam proses belajar mengajar di sekolah (Aikesari, 2008). Sedangkan individu yang mempunyai kemampuan pemahaman positif akan mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri lebih baik, dapat mempengaruhi situasi dan dapat menunjukkan kemampuan yang dimiliki dengan lebih baik sehingga dapat menghindarkan diri dari reaksi psikis negatif.

Mereka dapat mempengaruhi situasi dan dapat mempergunakan keterampilan yang dimiliki dengan lebih baik (Tarmidi, 2008).

Salah satu jenjang pendidikan formal yang terdapat dalam sistem pendidikan nasional adalah sekolah menengah pertama (SMP). Siswa SMP umumnya berusia 12-15 tahun dan tergolong dalam periode remaja. Pemilihan subjek pada usia remaja ini didasarkan pada tahap dimana remaja mengalami gejolak fisik dan psikologis sebagai akibat dari perkembangan seluruh aspek kepribadiannya. Perubahan fisik ditandai dengan perubahan proporsi tubuh dan organ-organ tubuh tertentu, terutama organ seksual. Sementara perubahan psikologis meliputi perubahan cara berpikir, peran sosial, emosi yang menjadi kurang stabil, dan sebagainya (Dariyo, 2002). Menurut Erikson (1996), tahap remaja yang dimulai pada usia 13-14 tahun merupakan tahap yang menentukan pembentukan identitas, sehingga pada masa ini menjadi masa ”krisis identitas”, yang berarti masa dimana suatu manusia untuk pertama kalinya secara definitive harus menentukan apakah dan siapakah dia pada masa depan.
Di sekolah, anak selalu dihadapkan pada situasi penilaian keberhasilan, baik dari guru maupun dari siswa lain. Situasi penilaian yang dihadapi siswa bukan hanya penilaian selama ulangan atau ujian saja, tetapi juga dari keberhasilan siswa dalam melaksanakan seluruh tugas sekolah. Sepanjang waktu sekolah, siswa dapat menilai dirinya sendiri maupun siswa lain dengan cara melihat bagaimana ia atau siswa lain menyelesaikan tugas yang diberikan.
Menurut Glasser (Tarmidi, 2008) dalam bukunya school without failure, mengemukakan bahwa sesungguhnya seluruh aspek kehidupan dalam masyarakat selalu merupakan dikotomi antara ”gagal dan berhasil”. Konsep yang gagal dan berhasil ini dijadikan sandaran dalam menilai pelaksanaan tugas, serta dalam menyusun sikap atau pandangan terhadap kemampuan yang dimiliki. Situasi ketika siswa melaksanakan seluruh tugas dengan bersandar pada keberhasilan dan kegagalan pada masa lampau, harus dimanfaatkan guru untuk membimbing siswa agar selalu berusaha mencapai keberhasilan. Bimbingan tersebut dapat berupa pemberian gambaran positif terhadap keberhasilan yang telah dicapai siswa.
Gambaran positif ini dilakukan dengan memperlihatkan hasil belajar siswa dari waktu ke waktu secara lengkap, sehingga siswa memperoleh gambaran kemajuannya selama jangka waktu tertentu. Selain itu, guru juga harus membantu siswa agar sadar bahwa keberhasilan yang dicapai tergantung kemampuan dan usahanya, bukan karena faktor kebetulan atau keberuntungan saja.
Pada umumnya, sistem nilai yang ditekankan dalam dunia pendidikan adalah pencapaian prestasi belajar. Prestasi belajar ini selanjutnya dijadikan patokan perilaku yang harus dicapai siswa. Penetapan prestasi belajar sebagai patokan perilaku, membuat guru selalu berusaha agar siswa mencapai patokan tersebut, dan tidak semua siswa berhasil mencapai prestasi belajar yang ditetapkan.
Siswa yang berhasil mencapai prestasi belajar yang ditetapkan (kesuksesan), akan dipandang sebagai siswa yang mempunyai kemampuan dan usaha yang tinggi oleh guru dan siswa-siswa lain. Sebaliknya, siswa yang tidak berhasil (gagal) mencapai prestasi yang telah ditetapkan akan dipandang sebagai siswa yang tidak/kurang mempunyai kemampuan dan usaha. Penilaian yang diberikan oleh guru maupun pandangan siswa lain merupakan tanggapan yang sangat mempengaruhi konsep diri siswa (Aikesari, 2008). Fits (dalam Pudjijogyanti, 1995) mengatakan bahwa sesungguhnya konsep diri merupakan salah satu variabel yang menentukan dalam proses pendidikan dan hubungan timbal balik antara konsep diri dengan prestasi belajar akan tampak apabila dilakukan pengukuran terhadap konsep diri ”spesifik”, yaitu konsep diri akademik.

Untuk menjelaskan adanya hubungan yang erat antara kemampuan pemahaman dengan prestasi belajar, Fink (dalam pudjijogyanti, 1995) melakukan penelitian yang menghubungkan konsep diri dengan hasil prestasi yang kurang.

Dalam penelitian ini, Fink menggunakan 20 pasang siswa laki-laki dan 24 pasang siswa perempuan. Siswa-siswa tersebut dipasangkan berdasarkan tingkat intelegensi mereka. Di samping itu, mereka digolongkan berdasarkan prestasi belajar mereka menjadi kelompok berprestasi lebih (overachiever) dan berprestasi kurang (underachiever). Seluruh siswa diminta melengkapi skala citra diri, dan hasilnya dinilai oleh tiga orang psikolog. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan konsep diri antara siswa yang tergolong overachiever dan underachiever. Siswa yang tergolong overachiever menunjukkan konsep diri yang lebih positif, dan hubungan yang erat antara kemampuan pemahaman dan prestasi belajar tampak jelas pada siswa laki-laki.

Berdasarkan temuan-temuan yang didapat dari sebuah studi, Burns (1993)

melaporkan bahwa orang-orang yang berprestasi akademis yang rendah melihat diri mereka sendiri sebagai orang-orang yang kurang mampu dalam akademik dibandingkan dengan orang-orang lainnya. Orang-orang yang berprestasi rendah cenderung untuk mengekspresikan lebih banyak perasaan diri yang negatif dibandingkan yang berprestasi tinggi.Penelitian Brookover, Thomas dan Patterson (dalam Burns, 1993) menguji perbedaan konsep diri siswa laki-laki dan perempuan terhadap prestasi belajar di bidang bidang tertentu. Berdasarkan kajian ini dilaporkan bahwa kemampuan pemahan siswa laki-laki berhubungan dengan prestasi dibidang matematika. Sedangkan konsep diri siswa perempuan berhubungan dengan prestasi dibidang ilmu-ilmu sosial.

D. KESIMPULAN dan SARAN
1. Kesimpulan
Silahkan baca dengan lengkap pada pokok pembahasan dan simpulkan menurut anda masing-masing (hehehee)

2. Saran
Saran saya “ISI KESIMPULAN DIATAS MENURUT PEMIKIRAN ANDA MASING-MASING”

Daftar Pustaka

1. Arikunto, Suhartini. 1993. Dasar – dasar Evaluasi Pengajaran. Jakarata ; Rhineka Cipta ………, 2002 Prosedue Penelitian. Jakarta; Rhineka Cipta.

2. Soleh, Mohamad. 1998. Pokok-pokok Pengajaran Matematika Sekolah. Jakarta; Depdikbud.

3. Sudjana, 1992. Metode Statistika. Bandung ; Tarsito.

4. Rusefensi. ET 1980. Penajaran Matematika Modern, Bandung ; tarsito.

(lebih…)

Inilah Salah Satu Fakta Unik Surat Al-Baqarah

SURAT Al-Baqarah adalah surat kedua dalam Al-Qur’an. Surat yang termasuk dalam surat Makiyyah ini merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur’an. Banyak keutamaan dan keunikan yang terkandung di surat Al-Baqarah, di samping terdapatnya ayat kursi, yang disebutkan dalam sebuah riwayat merupakan ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an, karena mejelaskan tentang keesaan dan kekuasaan mutlak AllahAzza wa Jalla atas segala sesuatu.
Salah satu fakta unik surat Al-Baqarah adalah mengenai jumlah ayatnya yang terdiri dari 286 ayat. Apabila kita hapus angka enam nya, maka pasti akan muncul angka 28. Angka ini menunjukan jumlah surat Madaniyah.

(lebih…)

Kisah Nenek Pembenci Rasulullah

Di atas padang pasir yang tandus seorang perempuan berusia nenek-nenek tampak
sedang berjalan sendirian. Beban berat tergambar jelas di pundaknya. Sengatan matahari gurun dan barang bawaan yang
ia pikul cukup membuat lutut rentanya lemas kepayahan.

Namun, kondisi ini tak berlangsung lama. Pucuk dicinta ulam tiba. Seorang pria muda
baik hati segera menghampiri dan menawarkan bantuan. Perempuan tua itu pun menyambut tawaran dengan perasaan senang.

Sepanjang perjalanan pria itu dihujani ceramah. Si nenek rupanya sangat gemar berbicara. Si nenek berbicara tentang penolakkanya terhadap dakwah Rasulullah. Dia mewanti – wanti siapapun
untuk tidak mengikuti jalannya, bahkan membahasnya sekalipun. ”Jadi sekali lagi, jangan berbicara apapun soal Muhammad!” ujarnya. (lebih…)

Membahas tentang Materi Kuliah Akuntansi Managemen

Informasi akuntansi yang demikian banyak itu tidak akan berarti jika tidak dipakai untuk keputusan manajemen. Oleh sebab itu akuntansi harus menyediakan informasi penting untuk bahan keputusan manajemen dan disajikan untuk para pembuat keputusan. Disinilah diperlukan akuntansi manajemen. MK ini memberikan pengertian dan pemahaman tentang fungsi akuntansi dalam manajemen, sehingga mahasiswa akan memahami fungsi anggaran perusahaan dan mampu menyusunnya. Serta mampu menganalisis laporan keuangan secara tepat untuk pengambilan keputusan.

Kuliah akuntansi managemen sebenarnya membahas mengenai fungsi utama seorang Akuntan Manajemen dalam pengambilan keputusan sehingga pembahasan di dalam memfokuskan mengenai informasi akuntansi yang membantu manajemen, penyusunan anggaran fleksibel, penilaian keputusan investasi, pengendalian biaya, akuntansi pertanggungjawaban, penyusunan laporan untuk menejemen, penentuan harga jual, pengambilan keputusan jangka pendek.

Adapun pengertian dari akuntasi managemen sendiri adalah Penyatuan bagian manajemen yang mencakup, penyajian dan penafsiran informasi yang digunakan untuk perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan, optimalisasi penggunaan sumber daya, pengungkapan kepada pemilik dan pihak luar, pengungkapan kepada pekerja, pengamanan asset. sumber: Chartered Institute of Management Accountant (1994:30)

Sedangkan sistem akuntansi managemen sendiri artinya adalah suatu sistem informasi yang menghasilkan suatu kesimpulan atau output atau informasi yang menggunakan data yang ada serta proses-proses yang diperlukan dalam memenuhi hasil akhir tertentu dari suatu manajemen. Proses-proses yang dimaksudkan di sini adalah berbagai kegiatan seperti pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis, pelaporan, dan pengelolaan informasi. Sedangkan Hasil informasi atau kesimpulan dapat berupa laporan khusus, harga pokok produk, biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja, dan komunikasi personal.

Fungsi dari hasil informasi yang sudah ada di dalam manajemen ada beberapa hal yang bisa di rumuskan yaitu :

Merumuskan strategi.
Proses perencanaan dan pengendalian.
Pengambilan keputusan.
Optimalisasi keputusan.
Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
Perlindungan atas asset organisasi.

Secara umum tujuan dari sistem akuntansi managemen adalah :

Memberikan informasi yang dibutuhkan untuk penghitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen
Memberikan informasi yang dibutuhkan untuk perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan
Memberikan informasi untuk pengambilan keputusan.

Informasi akuntansi manajemen dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan hubungannya . yaitu

Informasi akuntansi penuh (Full Accounting Information) yang berfungsi untuk penyajian informasi secara penuh contohnya untuk informasi produk, departemen, aktivitas
Informasi akuntansi diferensial (Differential Accounting Information) untuk menunjukkan perbandingan sehingga menghasilkan suatu alternative atau pilihan lain.
Informasi akuntansi pertanggungjawaban (Responbility Accounting Information) sebagai misal informasi pertanggungjawaban dari wewenang manajer.

Pengembangan proses akuntansi managemen dapat menggunakan metode :

Flatening struktur manajemen merupakan proses penyederhanaan struktur.
Menggunakan cross fungsional team merupakan proses saling isi menurut keahlian dan kekuatan antara tim yang terlibat.
MATERI KULIAH AKUNTANSI MANAJEMEN
Berikut ini adalah materi kuliah akuntansi manajemen yang bisa di download
Bab 1_AKUNTASI MANAJEMEN DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS klik disini

 

Demikian sedikit info tentang materi kuliah akuntansi manajemen, ya saya juga sambil menyelam minum air 😀

sambil menulis juga sambil belajar juga mengenai akuntansi manajemen 😛 , terus terang sumber tulisan ini saya comot dari beberapa tulisan tapi saya lupa ngambilnya dari mana saja 😀
btw semoga bermanfaat untuk semua teman-teman pembaca. Amiin
salam dumay (^_^)

Dalam Mencari Kesempurnaan

Jangan Terlalu Mencari Kesempurnaan

Jika kamu memancing ikan….

Setelah ikan itu terlekat di mata kail,
hendaklah kamu mengambil ikan itu….

Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia

semula ke dalam air begitu saja….

Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya
ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.

Begitulah juga ……..
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN
kepada seseorang…
Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya….
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja….
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu. …
Jika kamu menadah air biarlah berpada,
jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh….
cukuplah sekadar KEPERLUANmu. ..
Apabila sekali ia retak…. tentu sukar untuk kamu menampalnya semula…. Akhirnya ia dibuang….
Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi….
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,
TERIMALAH seadanya….
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu ISTIMEWA….
Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. …
akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya….
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi…
yang kamu pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah,
cuba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelazatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan MENYESAL.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan…..yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu.
MENYAYANGIMU. .. MENGASIHIMU. ..
Mengapa kamu berlengah,
cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.
Terlalu mengejar KESEMPURNAAN.
Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain..
Kamu juga yang akan MENYESAL168910_167397336640111_5593264_n

Cinta Halal dan Hikmah Istikharah

Rasa cinta pasti ada, Pada makhluk yang bernyawa
Sejak lama sampai kini, Tetap suci dan abadi
Takkan hilang selamanya, Sampai datang akhir masa.
Perasaan insan sama, Ingin mencinta dan dicinta
Bukan ciptaan manusia, Tapi takdir yang kuasa
Janganlah engkau mungkiri, Segala yang Tuhan beri
**RENUNGKANLAH “ALBUM PELITA HIDUP III: ARTIS HIJJAZ”***
“Cinta ada kekuatan yang mampu..
mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur
mengubah malang jadi untung, mengubah sedih jadi riang
mengubah setan jadi manusia, mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat, mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi mahabbah
Itulah dia Cinta..”
“Sekalipun cinta telah kuuraikan, dan kujelaskan panjang lebar, namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri..
Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang, namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang, sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya, kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta, dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya bagaikan keledai terbaring dalam lumpur..
Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan..”
**DIPETIK DARI FILEM “KETIKA CINTA BERTASBIH (1)”***
Melayari kehidupan dunia bagaikan melayari ombak yg sentiasa tidak tenang, dengan tenggelam timbulnya pelbagai perasaan dan emosi. Hanya DIA yang Maha Mengetahui kehebatan dugaan ini.
Terutama apabila dikaitkan dengan perasaan dan rasa cinta fitrah yg diciptakan Allah bersama-sama penciptaan kita di dunia ini, sama ada yg bakal dialami atau sedang dialami oleh sesiapa sahaja, terutama golongan remaja.
Pelbagai ragam disaksikan oleh seluruh dunia, akibat penangan cinta yg diibaratkan api menyala-nyala, yg mana lagi disimbah, lagi marak ia menyala. Sehubungan itu, utk memadamkannya terus pasti sesuatu yg mustahil utk dilakukan.
Namun, jika ini fitrah dariNYA, maka yg pasti DIA tidak akan menzalimi hambaNYA, dan sudah pasti tersedia satu panduan pengawalan kepada fitrah ini.
Sebagaimana diketahui, nyalaan api memang membahayakan jika dibiarkan, namun jika dikawal dan diekploitasi dgn baik, berbahaya akan bertukar menjadi bermanfaat, seperti utk dijadikan bara memanaskan badan, atau untuk dijadikan tempat memanggang.
Apakah panduan yg DIA sediakan itu? Jawapannya adalah sunnah Rasulullah SAW yg amat menggalakkan perkahwinan. Kerana hanya kahwin dapat membendung fitrah ini, cinta yg halal disebabkan satu ikatan suci.
Dalam mencari keredaanNYA, perjalanan utk mendapatkan cinta yg halal itu perlu diambil perhatian sebenar-benarnya agar tidak terpesong dek desakan dan hasutan Iblis dan konco-konconya dalam memperindahkan maksiat kpd Al-Khaliq SWT.
Oleh itu, di sini diberikan satu garis panduan dalam mendapat keredhaannya dalam menelusuri medan pencarian cinta yg halal, dengan berpandukan Ayat 235, Surah Al-Baqarah:
وَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاء أَوْ أَكْنَنتُمْ فِي أَنفُسِكُمْ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَـكِن لاَّ تُوَاعِدُوهُنَّ سِرّاً إِلاَّ أَن تَقُولُواْ قَوْلاً مَّعْرُوفاً وَلاَ تَعْزِمُواْ عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىَ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ
“Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengahwini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kahwin dengan mereka secara rahsia, kecuali sekadar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma’ruf. Dan janganlah kamu ber’azam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis ‘iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.”
Walaupun ayat ini, diturunkan bagi penerangan cara melamar dan mengahwini wanita yg masih dalam iddah (dari penceraian hidup atau mati), namun caranya masih boleh dipraktikkan dalam pencarian cinta halal yg diredhaiNYA sentiasa.
Melalui rujukan Tafsir Ibn Kathir, berikut dinyatakan langkah yg perlu diambil perhatian sepanjang perjalanan mendapatkan cinta yg terbaik lagi halal, apabila seseorg lelaki berkenan kpd si dia (perempuan) sebagaimana dinyatakan dlm ayat di atas:
(1) Menyatakan perasaan melalui sindiran dgn kata2 kinayah/berlapik (tersirat) yg baik-baik
(2) Menyembunyikan perasaan di dalam hati dan hanya menyebut-nyebutnya di kalangan org lain, tidak kepadanya secara jelas.
(3) Dilarang sekeras-kerasnya membuat janji rahsia dengan melafazkan perkataan yg tidak sepatutnya secara jelas dan boleh membawa kelalaian dan kemabukan cinta, seperti melafazkan (Aku Cinta Padamu, dan Aku berjanji akan berkahwin dgn mu), tetapi memadailah sekadar kata-kata kinayah/sindiran yg baik (antara sindiran yg baik, saya tertarik/minat dgn mu!) dan yang penting disusuli dengan pengetahuan wali/keluarga.
Daripada langkah yang disebut jelas oleh Allah SWT sebagai panduan, perlu ditekankan juga, segala-galanya juga perlu disandarkan dengan pergantungan kepadaNYA iaitu dengan ISTIKHARAH. Yangg pasti, tiadalah penyesalan/kekecewaan/putus asa bagi yg meminta petunjuk keputusan dariNYA.
Dinasihatkan dalam sebuah athar :
ما خاب من استخار ولا ندم من استشار
Ertinya : Tidaklah rugi sesiapa yang beristikharah ( meminta petunjuk) dan tidak menyesal mereka yang bermesyuarat ( Al-Awsat, At-Tabrani, 6/365)
Dengan mengikuti cara-cara yang Nabi Muhammad SAW tunjukkan, dan dengan doa lengkap baginda ajarkan khas utk ummatnya, maka InsyaAllah di sana akan ada petunjuk terbaik.
Memadailah kita berusaha dengan strategi dan perancangan, dan selebihnya urusanNYA yg menentukan terbaik utk kita, kerana “Ada hal-hal yang harus difikirkan manusia, tetapi ada juga hal-hal yg BUKAN HAK manusia utk memikirkannya..”
Tentang jawapan atau petunjuk Istikharah, tidak menjadi kemestian melalui mimpi atau sebarang petunjuk tertentu, dan kadang-kadang/kebanyakan petunjuk mimpi bukanlah petunjuk yg paling tepat kerana kita bukanlah seseorg yg bersih hatinya, dan kemungkinan mimpi kita telah diganggu oleh Syaitan untuk memayahkan kita dengan jawapan itu.
Justeru, apa yang dianjurkan adalah istikharah diteruskan sehingga ikatan pertalian telah selesai dilaksanakan, dan jawapan sebenar kepada istikharah adalah kelancaran perhubungan kita dengan si dia, tanpa ada sebarang halangan di tengah-tengah jalan.
Berikut adalah beberapa bentuk jawapan yg bakal kita dapat hasil istikharah berterusan dan hikmahnya.
(1) Jika diberi petunjuk positif, maka Alhmdulillah. Dan teruskan istikharah dan sentiasa bersyukur kepadaNYA. Hikmahnya adalah TIADA RUGI..
(2) Jika negatif jawapannya, maka itu lah dia hikmah Istikharah iaitu TIDAK KECEWA.
(3) Jika lambat mendapat keputusan maka hikmah Istikharah iaitu TIDAK PUTUS ASA.
Wallahu’alam..
Kesalahan yg biasa dilakukan oleh dua pasangan dalam istikharah, di sini ditegur dan disyorkan penyelesaian seikhlasnya utk kedua-dua, sama ada lelaki atau perempuan:
(1) Sekiranya hasil istikharah menunjukkan ketidakselesaan (dan dia merasakan ini jawapan) pada hati kepada salah seorg, maka dinasihatkan memberitahu kpd pasangan dengan sebaik mungkin, dan diberhentikan..dalam masa yg sama istikharah diteruskan.
(2) Jika didapati jawapan adalah positif, maka digalakkan disegerakan perkahwinan berserta diteruskan lagi istikharah, agar tiada masalah di sepanjang pelaksanaan.
(3) Jika belum mendapat apa-apa kepastian jawapan, maka digalakkan meneruskan istikharah dengan lebih istiqamah.
Adalah menjadi kesalahan dan satu kesilapan besar apabila masing-masing membuat istikharah dan mendapat jawapan, tetapi menyatakan “Saya sudah melaksanakan istikharah, dan jawapannya tidak boleh diberitahu (dirahsiakan), cukuplah saya dan Allah sahaja yg mengetahuinya”.
Kenapa kenyataan ini salah, walaupun seolah-olah jika kita perhatikan mempunyai unsur-unsur pergantungan yg tinggi kepada Allah?
Betul! pergantungan kepadaNYA begitu tinggi (hablun minallah memang hebat), tetapi ke mana pergi hablun minan nas. Tidakkah dengan jawapan “gantung tidak bertali” ini akan menyebabkan pihak yg sedang menunggu jawapan, tertunggu-tunggu. Dan ternanti-nanti, malah menyebabkan fikiran pihak itu terganggu dalam segala urusan, hati pihak itu juga tidak akan tenang.
Alangkah baiknya, jika berterus terang.
قل الحق ولو كان مرا
(Katakanlah benar walaupun pahit), kata-kata Hikmah ini memadai utk menjawab segala-galanya, kerana dengan berterus-terang dan jujur, banyaknya kebaikan dan manfaat untuk semua.
Cukup mudah disebut, tapi agak susah dilaksanakan..BERTERUS TERANG dan JUJUR..
Seterusnya, dinasihatkan kepada yang sedang mengalami masalah ketidakstabilan emosi dalam menghadapi gelombang cinta ini. Tiada cinta yg sebenarnya kecuali hanya selepas dihalalkan dengan ikatan pernikahan, dan untuk ke arah itu, persediaan mental dan fikizal amat penting.
Oleh itu, sebelum melayan alunan cinta, pastikan kita cukup bersedia dengan perancangan ke arah utk menghalalkan perhubungan, bukan sekadar mahu melayan mengikut tuntutan nafsu muda semata-mata.
Jika perancangan belum pernah terlintas atau perjalanan masih jauh, adalah dinasihatkan cubalah sedaya upaya mengawal arus deras cinta yg hanya bakal menghanyutkan.
Sekali kita hanyut, selamanya kita akan menyesal, kerana dibimbangi KAFFARAH (penghapusan) dosa akan diterima apabila kita berkahwin kelak. Memang alunannya mengasyikkan sebelum kahwin, tetapi apabila setelah kahwin, alunan ini akan bertukar menjadi sumbang dan menyakitkan telinga.
Kerana percayalah, modus operandi Iblis dan konco-konconya hanyalah mencantikkan serta memperindahkan maksiat, dan menghodohkan serta memburukkan ibadah.
Akhirnya, nasihat ringkas untuk semua yg terlibat dgn hal-hal ini, mulakan dengan ISTIKHARAH pada hari ini, bukan dengan menetapkan “nama si dia” tetapi memadailah dengan menyatakan kepadaNYA “jodoh terbaik untukku”..agar hasil istikharah kita yg berterusan itu, dan jawapannya adalah sesuatu yg terbaik bakal DIA takdirkan.
Bagi mereka yg sedang dalam lamunan dan hanyut ombak, fikir-fikirkanlah utk menghalalkannya, dan jika masih belum bersedia, jangan sesekali bermain “api”.
Dan bagi yang belum tiada dan masih dalam proses mencari atau masih belum memikirkan, maka sentiasalah berdoa ada diketemukan yang terbaik dari sisiNYA, dan setiap takdirNYA itu dirangkaikan dengan keredhaannya semata-mata.
Satu analogi utk seseorg yg bersedia ke arah cinta halal atau yg sedang bercita-cita ke arah itu..
“Untuk menjadi nakhoda, apa yang penting pada mulanya adalah persiapan sebuah bahtera yang lengkap dan berusaha sedaya mungkin untuk melihat dari segenap penjuru tentang keadaan bahtera tersebut. Seterusnya, nakhoda juga perlu menyiapkan diri dengan ilmu-ilmu pengendalian bahtera, serta ilmu-ilmu teknikal yang berkaitan, agar dengan membawa masuk anak-anak kapal ke dalam bahtera seterusnya berlayar, dapat menjamin keselesaan mereka semua. Yang pasti setiap bahtera berlainan nakhoda dan berlainan lautan menjanjikan pelbagai peristiwa/dugaan yang bakal ditempuh, dan ini semua diatasi dengan ilmu-ilmu yg telah dilengkapi sebelum ini..”
“jika hanya mendayung sampan, jangan sesekali menduga lautan dalam, jika hanya persediaan terlalu sedikit dan masih belum tetap pendirian serta keyakinan, jangan sekali mencuba utk memasuki alam perkahwinan yg menanti dgn 1001 warna kehidupan..”
Walau bagaimanapun, SABAR, TAWAKKAL & TAQWA itulah kunci segala-galanya..
اللهم إني أسألك حبك وحب من يحبك وحب ما يقرني إليك وأدخلني الجنة مع الحب
Ya Allah, aku memohon kecintaanMU, kecintaan orang yang sentiasa mencintaiMU, kecintaan apa sahaja mendekatkan diriku kepadaMU, dan masukkanlah aku ke syurga bersama-sama kecintaan itu..